Duka Peralatan Tempur & Keluarga Prajurit TNI

Mengikuti peristiwa kecelakaan pesawat TNI Angkatan Udara akhir-akhir ini cukup memprihatinkan. Tercacat, sejak 2008 hingga Juni 2009 ini, telah terjadi enam kecelakaan pesawat militer. Akibatnya total 145 orang tewas dalam kecelakaan tersebut.Bahkan baru saja sebuah pesawat Heli Super Puma milik TNI Angkatan Udara terjatuh di Lapangan Udara Atang Sanjaya, Bogor, Jawa Barat.Berdasarkan data yang dihimpun, berikut kecelakaan pesawat TNI AU sejak tahun 2008 hingga Juni 2009:
  1. 11 Maret 2008, helikopter latih TNI AU jenis Bell-47G Soloy buatan tahun 1976 jatuh di ladang tebu Desa Wanasari, Subang. Satu orang tewas dan satu orang luka berat.

  2. 26 Juni 2008, pesawat Cassa TNI AU A212-200 jatuh di kawasan Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat. Akibatnya, 18 penumpang tewas.

  3. 6 April 2009, pesawat Fokker 27 TNI-AU jatuh di hanggar Lanud Hussein Sastranegara, Bandung, dan menabrak serta menghancurkan dua pesawat lainnya yang berada di dalam hanggar. Dua pesawat yaitu Draya Air MC 212200 dan Batavia Air Boeing 737, tertimpa pesawat tersebut. Akibat peristiwa itu, sebanyak 23 orang penumpang meninggal, terdiri dari 17 siswa penerbangan dan enam pengajar.

  4. 11 Mei 2009, pesawat Hercules jatuh tergelincir saat akan mendarat di Bandara Wamena, Papua. Dugaan awal kapal tersebut mengangkut logistik Pemilihan Legislatif 2009.

  5. 20 Mei 2009, pesawat Hercules milik TNI AU jatuh di persawahan Desa Geplak Kecamatan Karas Magetan. Akibatnya, 101 orang tewas dan 11 luka, korban kebanyak anggota TNI dan keluarganya.

  6. 12 Juni 2009 pukul 14.00 WIB , pesawat Heli Super Puma milik TNI Angkatan Udara terjatuh di Lapangan Udara Atang Sanjaya, Bogor, Jawa Barat. Akibatnya, dua dari tujuh penumpang meninggal dunia, sisanya mengalami luka berat

Kita sebagai masyarakat yang peduli dengan perkembangan ALUSISTA milik TNI merasa sangat prihatin, tidak hanya materi yang menjadi korban tetapi nyawa prajurit terbaik yang dimiliki bangsa ini ikut menjadi korban. Kami harapkan pemerintahan yang akan datang bisa memberikan komposisi anggaran yang mendekati tingkat normal dalam pengadaan ALUSISTA TNI kita.

Semoga bangsa ini masih bisa bersatu menjaga kedamaian di NKRI ini. STOP perselisihan antar anak bangsa!!!