Buaya vs Cicak Gimana??....

Perkembangan "perseteruan" antara KPK dan POLRI, dimana publik dan media menganggap skr sedang terjadi "adu ilmu kanuragan" antara 2 lembaga itu saling membukan borok masing2. KPK yang dilahirkan dari rahim pemerintah saat ini terkesan menjadi momok yg sangat menakutkan bagi beberapa pihak elite plitik mengenai sepak terjangnya memberantas korupsi. Sudah beberapa "oknum" lembaga baik pemerintah maupun swasta yang tadinya "KEBAL HUKUM" yang kemudian menjadi langganan kasus korupsi yang menjadi sasaran tembak KPK, antara lain DPR, POLRI, Kejaksaan, Mantan menteri, Bank Indonesia, Departemen milik pemerintah, BUMN, para konglomerat hitam, dll. Publik akhirnya menganggap ini merupakan upaya atau skenario sistematis untuk melakukan "pengeroyokan" masal terhadap KPK dari berbagai arah.

Hanya karena di picu statement "BUAYA VS CICAK" oleh salah satu pejabat Polri, menjadikan hal ini bergulir menjadi big news. Bara api yang sudah berkobar tersebut kemudian disiram dengan "bensin" statement/testimonial Antasari Azhar yang membeberkan bahwa ada pejabat KPK yang menerima suap, ada menyalah gunakan wewenang, ada yang bertemu dengan tersangka korupsi, dan "ada" yang lain-lain nya

Apakah mereka2 ini para orang2 yang berpendidikan ini tidak menyadari bahwa para KORUPTOR2 itu menggelar pesta untuk melihat siasat mereka berhasil mengadu domba antara lembaga penegak hukum itu...lama2 mereka perang terbuka...ikur prihatin yg sangat mendalam dengan hal itu...kapan mau maju negeri ini.....