"Madre" Dan Tansen

Gw sebenernya bukan tipe orang yang suka baca novel....jarang banget bisa betah baca novel apalagi yang ga ada gambarnya hehe...bacaan gw yg dulu betah gw ikutin waktu gw kecil seingat gw adalah "Doyok" cerita komik kehidupan sehari-hari seorang tokoh yang bernama Doyok. Cerita komik ini sisipan sebuah koran nasional yang utama nya memberitakan berita kriminal....sebut aja deh namanya Pos Kota hehe...yah intinya gw suka baca komik kaya Tintin, Asterix Obelix, Deni Manusia Ikan, banyak deh kalo di era 90 an ada namanya Tiger Wong or Chinmi (Kung Fu Boy)....nah sekarang cari bacaan yang lebih serius lah hehe

Nah kali ini gw dikenalkan dengan novel "Madre" karya Dewi Kestari ini oleh temen gw yang bilang ini buku bagus...banyak makna tentang kehidupan disana....hmmm menarik juga...akhirnya gw mulai lah membaca novel Dewi Lestari ini....hhhmm cerita ini yang mengisahkan tentang perjalanan hidup seserang yang diwariskan sesuatu yang unik yaitu Biang bahan dasar pembuatan roti. Yang kemudian banyak proses yang pelu dijalani oleh sang ahli waris yang bernama Tansen ini. Terutama bagaimana memperlakukan "Madre" ini seakan akan ini adalah mahluk hidup, yang bisa membuat roti itu memiliki cita rasa tinggi dan khas.

Biang ini di buat oleh nenek nya bernama Laksmi, yang bekerja pada toko roti yang diliki oleh Pak Tan dgn nama "Tan De Bakker" yang berdiri th 1943, tahun 60an berubah namanya Toko Roti Tan. Seorang Tansen yang hidup bebas selama ini di Bali dengan bekerja sebagai freelance apa saja alias serabutan ini tiba2 diperkenalkan oleh bisnis pembuatan roti yg membutuhkan rutinitas tinggi......

Hhhmmm gw mulai terhanyut dengan jakan cerita "Madre" ini, yang artinya dalam bahasa latin nya "ibu". Yang menarik cerita ini, cara Dee menyajikan alunan kalimat yang bisa dinikmati oleh orang kaya gw yang ga terlalu suka baca. Gw bisa membayangkan bagaimana proses alur cerita nya seakan2 gw nonton film. Sosok Pak Hadi yang menjadi guru Tansen dan bagaimana Pak Hadi mengumpulan beberapa orang teman nya yang sdh berumur tua, berkumpul dan mendengarkan lagu keroncong.....ini bahkan bisa hadir dialam khayalan gw lengkap dengan musik nya....hhmmmm semakin menarik....atau gw aja yang baru pertama kali merasakan ini hehehe

Tansen di cerita ini bilang bahwa dia adalah orang bebas dan susah untuk terikat...shg ada pertanyaan pak Hadi " kalo bebas kenapa masih sulit untuk meninggalkan Bali? tanya dia ke Tansen.....hhhhmmmm ini membuat gw jd berpikir....kebebasan yang dirasakan oleh Tansen hamoir sama yang gw rasain skr. Tp berbanding terbalik begitu dimasukan ke pekerjaan gw skr...knp gw mesti ragu kalo ada yang menawarkan pekerjaan yang lebih baik....atau bahkan memiliki bisnis sendiri...lebih bebas menentukan sendiri.

Banyak nilai-nilai yang bs gw ambil dari cerita ini dan bahkan banyak hal yang bisa jadi motivasi gw untuk melakukan perubahan dalam hidup gw....banyak hal didalam perjalanan hidup kita ini yang haus diperbaharui terus demi peningkatan kualitas hidup kita sebagai manusia...

Buat yang belim baca....terutama yang ga terlalu suka membaca ini buku bisa jd membawa perubahan dalam menilai buku.....selamat membaca