KSN Motivasi Pertumbuhan Ekonomi dan Wirausaha Daerah

Singaraja, Bali – Koperasi Sinergi Nusantara (KSN) di awal tahun 2012 ini berhasil melebarkan bisnis nya ke Dusun Bale Agung, Desa Kerobokan, Kec. Sawan, Singaraja Bali. KSN Nasional menilai potensi ekonomi dan wirausaha di Dusun Bale Agung ini masih cukup luas dan dapat diberdayakan dengan lebih baik lagi. KSN Singaraja nanti nya akan lebih fokus dalam melayani anggota dan program Pembiayaan Mitra Binaan Nusantara (PMBN). Guna memaksimalkan fungsi pembinaan usaha, KSN Singaraja menggandeng wirausahawan lokal sebagai mitra dalam menjalankan pemberdayaan ekonomi masyarakat Singaraja.

Seiring program pemerintah dalam pengembangan koperasi dan wirausaha di daerah, saat ini program Pembiayaan Mitra Binaan Nusantara (PMBN) KSN menjadi progam unggulan untuk menjawab kebutuhan masyarakat pedesaan yang memiliki potensi besar namun kesulitan permodalan. Untuk langkah awal KSN bermitra dengan Badan Dharma Dana Nasional (BDDN) untuk menyalurkan dana pembiayan modal usaha. Mulai Desember 2010 PMBN KSN telah berhasil menyalurkan pembiayaan ke 9 kelompok usaha di 4 Kabupaten dan provinsi antara lain Lampung, Sulawesi Tengah, Jawa Timur dan D.I. Yogyakarta dengan variasi pembiayaan antara 1 juta rupiah hingga 10 juta rupiah (skala mikro) untu bidang usaha peternakan, perkebunan, perdagang hingga jasa bengkel dengan total modal yang digulirkan Rp 40 Juta Rupiah. Hingga Desember 2011 KSN Nasional telah menggulirkan Rp 100 juta untuk modal kerja dengan NPL dibawah 1% dengan jumlah usaha binaan 20 mitra usaha.

“Kami sengaja menggandeng para wirausahawan untuk lebih dapat memaksimalkan layanan koperasi di daerah, sehingga para wirausahawan ini dapat menularkan keberhasilannya kepada para calon wirausahawan muda lainnya,” jelas Wayan Sudane – Ketua KSN tingkat nasional induk KSN Singaraja pada saat peresmian KSN cabang Singaraja hari ini (14 Januari 2012). Pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat menjadi fokus utama KSN Singaraja, usaha di sektor riil seperti peternakan, pertanian, dan property merupakan bidang sangat potensial tambah Sudane.
Hadirnya KSN Singaraja ini mendapat sambutan positif dari Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Buleleng. Hal ini disampaikan Made Wiarga Kasi Organisasi dan Tata Laksana mewakili Kepala Dinas Koperasi Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Buleleng pada saat peresmian KSN Singaraja. “Kami memberikan apresiasi penuh terhadap KSN, hadirnya KSN Singaraja akan memudahkan pelayanan kepada anggota,” papar Made dalam sambutannya. Ia juga menyampaikan bahwa KSN dapat berjalan baik karena dibentuk dan didukung oleh jiwa-jiwa muda.

Berdasarkan data resmi BPS Provinsi Bali, perekonomian Bali triwulan III 2011 dibanding triwulan III 2010 (yoy) mengalami pertumbuhan 6,54%. Pertumbuhan pada triwulan III-2011. Sektor jasa adalah sektor yang menyumbang pertumbuhan paling tinggi yang mencapai 10,54% dibanding triwulan III 2010 yang hanya tumbuh 9%. Laju pertumbuhan ekonomi ke dua yang tertinggi adalah pada sektor perdagangan, hotel dan restoran yang tumbuh sebesar 8,59%, lebih tinggi dari triwuan III 2010 yang hanya mencapai 7,52%. Sector selanjutnya adalah listrik, gas dan air bersih yang tumbuh sebesar 6,85% lebih rendh dari triwulan III 2010 sebesar 6,9%. Sektor pertambangan dan penggalian tumbuh 4,54% tidak sekencang pertumbuhan di triwulan III 2010 mencapai 26,31%. Sedangkan sector pertanian, kenndati secara periodik berkontraksi (tumbuh negative) namun jika dibandingkan kondisi pada triwulan III 2010 justru tumbuh positif sebesar 2,75%.
“Kami sangat menantikan adanya lembaga Koperasi didaerah kami untuk menjadi mitra kami dalam berwirausaha dan menjadi tempat bagi kami untuk mengembangkan potensi daerah yang kami miliki” jelas Nyoman Suparna, salah satu pemilik pertenakan babi di dusun Bale Agung yang juga penggagas KSN Singaraja. Nyoman berharap dengan adanya KSN Singaraja ini bisa mendorong terciptanya lapangan kerja dan wirausahawan baru sehingga bisa ikut berkontribusi meningkatkan perekonomian dan menekan angka pengangguran di Bali.
Sedangkan pengangguran di Bali hingga semester II 2011 tercatat sebanyak 52,38 ribu orang. Dari sisi jumlah, mengalami penurunan sebanyak 68,79 ribu orang dibanding tahun 2010. Jika dilihat dari jumlah pengangguran, lebih dari 75% penduduk yang menganggur berada di wilaya perkotaan.

Menurut Komang Adi Setiawan Ketua Umum Peradah Indonesia (Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia), Peradah sebagai penggagas lahirnya KSN akan terus mendorong para pemuda untuk mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan anggota. “Melalui KSN kami ingin mewujudkan pemuda yang memiliki kemandirian dengan harapan mampu memperoleh kesejahteraan,” jelasnya.
Ditahun 2012 ini KSN Nasional selain melakukan kemitraan dengan para wirausaha lokal, KSN akan menggandeng juga beberapa perusahaan BUMN sebagai mitra dalam penyaluran dana PKBL dan dana CSR BUMN yang dikelola dalam bentuk dana pendampingan usaha mikro dan kecil yang dimiliki oleh jaringa KSN Nasional melalui jaringan Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia yang tersebar di 29 propinsi di Indonesia. BUMN seperti Pertamina, Bank Mandiri, Bank BNI,Telkom, Lembaga Pembiayaan Eksport Indonesia, Perusahaan Nasiona Madani, dan Bahana Artha Ventura akan menjadi pendamping KSN dalam memaksimal kan potensi ekonomi daerah.