Jalan2Opini: Pembatasan BBM untuk Mobil 1.500 cc Keatas, Ngaruh?

Gw bingung dengan kebijakan pembatasan BBM yang akan diberlakukan sebentar lagi diawal Mei 2012. Apa ini efektif ya? apa akan berdampak significant terhadap "penghematan BBM" di negeri ini yang sering didengung-dengungkan oleh pengamat ekonomi, pejabat pemerintah atau politisi? Indonesia ini kaya akan sumber daya alam nya, mungkin gw bisa simpulkan kalo Indonesia itu negara paling kaya di kawasan Asia JIKA sumber daya alam itu dikelola dengan baik, bahkan rakyat Indonesia akan sejahtera.

Balik ke pembatasan BBM mobil diatas 1500cc...hmm gw sendiri sudah tidak pakai BBM subsidi sejak 5 tahun yang lalu karena waktu itu gw trauma dengan jelek nya mutu bensin premium yang bisa mengakibatkan mein mobil gw rusak. Mobil tempur gw 1.500 cc yang sering gw pake untuk beraktivitas sehari-hari. Karena ukuran kecil dan irit jadi gw pake terus setiap hari walau gw punya mobil 2500 cc. Gw mungkin masuk kedalam tingkatan ekonomi menengah yang kondisi nya masih aman blum mepet, dalam arti antara pendapatan, pengeluaran dan simpanan masih taraf normal perbandingan nya.

Dengan adanya pembatasan BBM ini, opini gw pribadi adalah, akan ada eksodus atau pergeseran besar-besaran dari orang-orang yang memiliki taraf ekonomi menengah pada tingkatan yang mepet kearah cenderung "ekonomi kebawah". Yang biasa nya masih bisa pake mobil karena pake premium, sekarang akan beralih ke motor atau angkutan umum, tapi karena transportasi publik kita masih kondisi yang tidak layak, mungkin jumlah pembelian motor akan mengalami lonjakan yang mungkin akan signifikan (harga motor pasti naik, terutama motor 2nd). Buat yang bisnis jualan motor siap2 aja naikin harga motor second nya ya hehe...Sekarang aja jumah motor di jalanan udah fantastis, apa lagi nanti pada saat pembatasan ya....

Belum lagi dengan sarana transportasi yang digunakan untuk melakukan distribusi makanan yang digunakan oleh para petani dan pedagang pasar, apakah ini akan dikenakan pembatasan pula? Jika iya, akan ada lagi kenaikan harga sembako seri 2, dimana yang sebelum nya sudah naik duluan pada saat pemberlakukan kenaikan harga premium dari Rp 4,500 ke Rp 6,500, kayanya sampai sekarang ga ada yang  mau menurunkan padahal kenaikan harga BBM di tunda...."udah naik, susah turun ya"

Apakah akan ada penyesuaian pendapatan di tempat lo kerja?  Kalo iya apa signifikan? share ya....