Jalan2Wisata: First Trip to Manado

Manado - Liburan panjang di bulan Mei 2012 ini antara tanggal 17 - 20 Mei ini gw mendapatkan kesempatan untuk berlibur mengunjungi Kota Manado, kota di yang sama sekali belum pernah gw kunjungi. Sekalian ada tugas organisasi, sekalian berwisata. Sebelum berkunjung ke Manado gw berkonsultasi dulu ke teman2 gw berasal dari Manado seperti Beno Lagerense, Douddy Joun Tatipang dan Bang Wayan S Fernandez tentang tempat-tempat wisata nya baik wisata pemandangan maupun wisata kuliner di Kota manado. Perjalanan gw kali ini ditemani oleh teman organisasi gw di Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah Indonesia) Wayan Sudane dan RAB Gandhi untuk hadir di acara musyawarah daerah (Lokasabha) Peradah Indonesia Sulawesi Utara.

Perjalan kali ini menurut gw perjalanan yang cukup panjang untuk sampai Manado, dr Jakarta Jumat 18 May pagi pk 08.15 take off meggunakan Lion Air, perjalanan selama 2 jam sampai di Makasar, transit 30 menit di Bandara Hasanudin yang keren itu...baru kali ini gw melihat sendiri kemegahan bandara Hasanudin yang merupakan karya anak bangsa. Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin sebelumnya bernama Bandar Udara Internasional Hasanuddin, adalah bandar udara yang terletak 30 km dari Kota Makassar, provinsi Sulawesi Selatan. Bandara ini dioperasikan oleh Angkasa Pura I. Gw transit selama 30 menit untuk selanjut nya dengan pesawat yang sama menuju Bandara San Ratulangi, Manado. Penerbangan yang kedua kali ini berasa banget cape nya....
Sesampainya di Bandara Sam Ratulangi, Manado, ditemani oleh Martinus (panggilan nya Tinus) seorang supir angkot yang nyambi supir mobil sewaan...selama gw sudah bisa merasakan kenyamanan kota
ibu kota dari provinsi Sulawesi Utara ini. Masyarakat Manado (Sulawesi Utara) ini memiliki Si Tou Timou Tumou Tou, yang dijelaskan sebagai sebuah filsafat hidup masyarakat Minahasa yang dipopulerkan oleh Sam Ratulangi, yang berarti: "Manusia hidup untuk memanusiakan orang lain" atau "Orang hidup untuk menghidupkan orang lain". Sebuah nilai yang sangat luhur ya....gw sempat berandai-andai jika semua motto dan nilai luhur yang ada di setiap daerah di Indonesia ini dikumpulkan gw yakin seluruh daerah di Indonesia  memiliki nilai yang sama luhur dengan motto orang Sulawesi Utara ini.

Sambil ngobrol dengan Tinus dan menikmati perjalanan dari Bandara menuju kota, setiap sudut kota gw disajikan pemadangan Gereja-gereja yang cantik dan bagus dihiasi dengan berbagai macam ornamen bekas perayaan Paskah lalu, bisa di bilang ada ratusan Gereja kali ya di kota ini. Jalanan pun sangat tenang dan tidak terlalu ramai. Tinus bilang kalo angkot-angkot di Manado itu harus berdandan unik hehe...untuk menarik penumpang angkot di set full sound sistem dan pake toa lho hahaha rame deh angkot nya... dan unik nya semua kursi penumpang nya menghadap ke depan, jadi ga kaya angkot di Jawa, bisa hadap-hadapan..."Dulu pernah bang diterapkan bangku kaya angkot di Jawa, tapi penumpang protes dan tidak suka" kaya Tinus...

Boulevard Hotel Manado
Setelah 30 menit melakukan perjalanan, sampailah kita di Hotel Boulevard yang terletak di Jl Ahmad Yani 13 no 3. Hotel bintang tiga yang terletak di dekat pemandangan lait dan Jl. Boulevard Raya dengan beberapa mall. Kalo lo mau trip ke sini dengan budget terbatas hotel ini bisa jadi salah satu rekomendasi. Hotek nya bersih dan kamar nya ok lah. Harga nya pun terjangkau antara Rp 250,000 - Rp 500,000an. Oh ya mobil sewaan Rp 350,000 per hari (dapet xenia baru) + supir Rp 100,000 per hari.

Bersambung (to be continued)...