Pitra Yadnya (Pengabenan) I Ketut Sumanasa : Masak Bersama

Selain prasarana fisik yang dipersiapkan, unik nya bidaya di Bali adalah semua nya dikerjakan secara bersama-sama gotong royong. Kitaa sebagai pihak pemiliki hajatan akan mengundang semua warga desa untuk partisipasi dalam persiapan acara Ngaben ini, tapi untuk timbal balik nya pihak pemilik hajatan mempersipakan makanan dan minuman untuk para pekerja.

Bahkan untuk mempersiapkan makanan nya pun dilakukan secara bersama-sama, kami menyediakan satu meja besar untuk digunakan sebagai tempat mempersiapkan bumbu-bumbu masak nya. Satu meja berisikan 10-20 orang sedangkan meja yang disediakan berjumlah 1o meja. jadi bisa kebayangkan kalo masak nya barengan kaya apa seru nya haha...


Memotong bawang dengan kecepatan yang tinggi

Dan prosesi masak bareng itu dilakukan beberapa sesi sesi pertama pk 03.00 pagi, sesi kedua 10.00 dan sesi sore 17.00. Masak dimaksud disini adalah memgupas dan memotong bumbu dasar seperti bawang, cabai, sereh dll. Dan semua nya yang melakukan adalah laki-laki, ga ada perempuan yang yang terlibat....dan semua proses ini ada komando nya hahaha seru ya...komando pertama adalam motong bawang...selanjutnya motong cabai...dan ada juga petugas yang keliling membawa ember besar untuk mengumpulkan semua materi yang sudah terpotong....

Tidak lupa bir pun ikut menemani hingga larut malam


Selain bawang dan cabai, yang tidak berhenti melakukan pekerjaan nya adalah tukang jagal. Daging yang digunakan adalah daging kerbau, ayam, bebek dan babi. Semua materi ini akan dimasak oleh juru masak utama untuk dijadikan menu wajib di acara ini. Antara lain menu Lawar babi dan kerbau (seperti urab) ayam dan bebek panggang, dll.

Meja Pengolahan Daging