Jonan & Evolusi Kereta Api Indonesia

"Mas, anda jangan kaya saya ya tidak sempat menikmati masa muda..." itu kata-kata yang saya dengar pada akhir tahun 2002 pada saat saya di interview kerja oleh Ignasius Jonan yang gw akan selalu ingat. Saya sempat menjadi bawahan staff Jonan 2002 - 2006. Ignasius Jonan salah satu sosok muda yang hebat, pintar dan berani yang pernah saya kenal dan penampilan nya yang sederhana yang akan selalu membuat saya bangga dan mengagumi Jonan sebagai guru saya...

Rabu malam lalu (09/10) saya menghadiri acara peluncuran buku nya "Jonan & Evolusi Kereta Api Indonesia" yang ditulis oleh Hadi M Djuraid. Buku setebal 336 halaman yang diterbitkan PT Mediasuara Shakti - BUMN Track itu menceritakan keberhasilan PT KAI menata dan memperbaiki diri di bawah kepemimpinan Ignasius Jonan. Ignasius Jonan dilantik sebagai Dirut PT KAI pada 25 Februari 2009, figur luar PT KAI yang lebih banyak memiliki pengalaman di perbankan. Sebelum di PT KAI, dia sukses di Citibank.

Dari cerita yang lucu saat Jonan membedah buku ini adalah ketika PT Kereta Api Indonesia (KAI) beberapa waktu lalu membuat gebrakan yang cukup menghebohkan yaitu melakukan penggusuran kios pedagang di sejumlah stasiun yang berada di Jakarta dan sekitarnya. KAI telah melakukan renovasi stasiun dengan menghilangkan 5.618 Kios Liar di 64 Stasiun KAI. Jonan menganalogikan kalo yang dia lakukan adalah melakukan bersih-bersih di rumah nya sendiri. Dan ini adalah hak KAI untuk melakukan penataan demi ketertiban stasiun KA demi kenyamanan para penumpang. 



Agus Pambagio, Ignasius Jonan dan Latief Siregar

Bahkan Jonan bercerita ada salah satu anak pedagang di stasiun Universita Indonesia (kalo tidak salah) yang melakukan demo dan menutut agar warung orang tua nya tidak di gusur karna dia akan putus sekolah jika warung nya ditutup. Dan Jonan bilang kalo itu alasan nya, maka iya akan membantu kedua anak tersebut untuk membiayai sekolah nya. Dan ternyata dana tersebut berasal dari kantong nya sendiri...!!

"Penggusuran pedagang di stasiun sangatlah tepat, karena mereka tidak boleh berdagang di sana. Banyak yang bilang kasihan anak saya, tapi tidak ada jalan keluar. Jangan hanya tidak mau digusur, tapi tidak ada jalan keluar yang baik. Mau nggak rumah Anda ada pedagangan asongan," ujar Jonan ketika ditemui dalam acara bedah buku 'Jonan Evolusi KAI' di Pusat Kebudayaan Belanda, Jakarta (dikutip dari Liputan6.com).


Bahkan Jonan bilang jika keberadaan stasiun kereta api sama dengan kantor cabang perbankan. Untuk itu, Jonan tetap meyakini penggusuran yang dilakukan PT KAI sangatlah tepat dan tidak menyalahi aturan yang ada. "Itu aset kami, aset BUMN juga. Ketika saya suruh pergi dari sana, mereka tidak mau. Kalau saya inginkan, hal itu bisa disebut pidana," tegasnya. Jonan mengaku aksi penggusuran yang dilakukan PT KAI tidak dilakukan secara tiba-tiba. (dikutip dari Liputan6.com).


Suasana pada saat meminta tanda tangan Jonan dibukunya

Itulah Jonan, pemimpin mudah yang cerdas dan berani berpikir dan memberikan solusi yang out of the box dan mampu mendobrak birokrasi yang kadang selalu membuat hal yang mudah diselesaikan menjadi sangat sulit diselesaikan.



Selamat kawan ku Ignasius Jonan.........moga-moga bisa jadi presiden Indonesia!