Tampilkan postingan dengan label Charity. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Charity. Tampilkan semua postingan

Pameran Lukisan Penyandang Gangguan Mental

Jakarta - Sebutan "Orang gila" tentu tidak asing lagi di telinga kita...bahkan tidak jarang kita suka juga disebut "orang gila" ketika kita melakukan sesuatu diluar kebiasaan orang lain. Tapi disini kita akan membicarakan tentang stigma "orang gila"yang sebenar nya. Ada persepsi yang kita seringa dengar, keterbatasan harus nya bukan menjadi penghalang bagi seseorang untuk berkarya atau menciptakan sesuatu tidak terkecuali seni. Seni yang diciptakan oleh orang myag memiliki keterbatasan tersebut berawal dari ada nya kesempatan untuk berkarya dan tidak semua orang bisa mengerti. 

Saya mendapatkan kesempakan menyaksikan langsung beberapa orang yang mengalami keterbatasan mental dan dapan menciptakan katya seni dan tergbung dalam komunitas "Art Brut". Art Brut ini diasrtikan sebagai karya seni mentah (raw). Seperti yang diceritakan oleh sejarah kesenian dunia. Ada namanya Jean Dubuffet (1901-1985), seniman asal Perancis yang pertama kali menggolongkan jenis seni rupa yang diciptakan oleh penyandang cacat mental.

Bahana Charity Golf Tournament 2013

Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) Dwina S. Wijaya didampingi Direktur BPUI Hari Gursida (dua dari kanan), Direktur Utama PT Bahana TCW Investment Management Edward Lubis (paling kanan), dan Direktur Utama PT Bahana Securities Eko Yuliantoro (paling kiri) secara simbolis menyerahkan sumbangan kepada Toto Amato, perwakilan dari SDN Buni 01 Babelan, Bekasi di acara Bahana Charity Golf Tournament, di Rancamaya Golf & Country Club, Bogor, Minggu (15/9). Turnamen golf tersebut digelar dalam rangka peringatan 40 tahun Bahana Grup dan seluruh dana amal yang terhimpun dari turnamen tersebut disumbangkan kepada sekolah dan yayasan pendidikan.