Tampilkan postingan dengan label Ngaben. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngaben. Tampilkan semua postingan

Pitra Yadnya (Pengabenan) I Ketut Sumanasa : Medeeng (Kirab) Adat

Bali, Setelah proses persiapan sarana dan prasarana Ngaben, acara selanjut nya yang tidak kalah seru nya adalah Medeeng (baca: "Med'eng). Acara ini semacam kirab yang diikuti oleh keluarga d penyelenggara Ngaben yang di dahului oleh barisan para muda mudi yang belum menikah alias lajang dan anak-anak kecil dengan baju adat lengkap di barisan paling depan. Sedangan barisan paling belakang ada "Gender"atau Gamelan yang di bawa oleh sekelompok orang yang mengiringi jalan nya kirab ini.  Barisan paling depan sekali ada rombongan anak-anak yang membawa penjor kecil.

Pitra Yadnya (Pengabenan) I Ketut Sumanasa : Ibu - Ibu dan Banten Upacara

Salah satu kegiatan yang cukup seru untuk diikuti dalam tradisi budaya Hindu Bali adalah mempersiapkan seluruh prasarana sembahyang dalam bantuk banten (berbagai macam simbol dan persembahan) yang nanti nya akan digunakan sebagai sarana upacara. Banten ini merupakan simbol sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan YME atas semua karunia dan memohon agam perjalan upacara dan leluhur bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Pitra Yadnya (Pengabenan) I Ketut Sumanasa : Masak Bersama

Selain prasarana fisik yang dipersiapkan, unik nya bidaya di Bali adalah semua nya dikerjakan secara bersama-sama gotong royong. Kitaa sebagai pihak pemiliki hajatan akan mengundang semua warga desa untuk partisipasi dalam persiapan acara Ngaben ini, tapi untuk timbal balik nya pihak pemilik hajatan mempersipakan makanan dan minuman untuk para pekerja.

Bahkan untuk mempersiapkan makanan nya pun dilakukan secara bersama-sama, kami menyediakan satu meja besar untuk digunakan sebagai tempat mempersiapkan bumbu-bumbu masak nya. Satu meja berisikan 10-20 orang sedangkan meja yang disediakan berjumlah 1o meja. jadi bisa kebayangkan kalo masak nya barengan kaya apa seru nya haha...

Pitra Yadnya (Pengabenan) I Ketut Sumanasa

Bali - Selama seminggu lalu saya pulang ke Bali untuk menjalani prosesi Ngaben. Ada 3 orang yang di Aben: kakek, nenek dan adik kakek saya. Kakek saya I Ketut Sumanasa sudah 3 tahum lalu meninggal dengan kondisi sedang tertidur di usia tepat 100th, nenek saya Ni Nyoman Ragi sdh berpulang 10th lalu dan Ni Ketut Rebo adik kakek saya sudah 14 tahun lalu wafat. Karena ayah saya adalah anak pertama laki2 dari 9 bersaudara maka kesepakatan keluarga akan diadakan prosesi Ngaben 25-31 September lalu di Bali.