[News] Locavore Resto Bali Tempati Posisi 22 Besar 50 Resto Asia Terbaik 2017

Locavore salah satu resto asal Indonesia yang masuk ke list salah satu Resto Asia Terbaik di Dunia versi Asia's 50 Best Restaurants 2017. Restaurant Locavore Ubud at The Samaya Ubud.  Locavore sukses menempati posisi ke 22 besar Asia dalam kurun waktu satu tahun. Restoran yang terletak di Jalan Dewi Sita Nomor 10, Ubud, Bali ini menyuguhkan masakan ala western dan Asia.

Mengutip situs resmi Locavore, dua koki di balik kesuksesan restoran ini adalah Eelke Plasmeijer dan Ray Adriansyah. Eelke Plasmeijer pernah menjadi Head Chef sebuah restoran bintang dua Michelin di Amsterdam, Belanda. Sedangkan Ray Adriansyah adalah orang Indonesia yang belajar di sekolah kuliner di Christchurch, Selandia Baru.

[News] Eleven Madison Park Resto Terbaik di Dunia

Chef Daniel Humm, kiri, dan Will Guidara setelah menerima penghargaan sebagai Resto Terbaik di Dunia  
Menyantap makanan yang enak adalah salah satu kepuasan dan kesenangan pribadi. Bagi pencinta makanan enak, mencicipi makanan di restoran terbaik di dunia menjadi satu cita-cita. Buat yang suka travelling dan kuliner ke luar negeri, ini bisa jadi panduan yang bagus untuk memilih resto-resto yang masuk menajadi resto terbaik di dunia. Semalam di The Royal Exhibition Building, Melbourne, Australia dilangsungkan acara Puncak "The World's 50 Best Restaurants' 2017". Pada ajang  ini menjadi puncak penghargaan bagi para pelaku bisnis restoran, para chef dan pencinta makanan di dunia dan di acara ini telah ditentukan ada 50 restoran terbaik di dunia.

[News] Wisata & Dubai Food Festival 2017

courtesy of timeoutdubai.com

Panda Jajan pada bulan April mendatang akan berkesmpatan untuk mengunjungi Dubai. Tapi sayang karena ga berbarengan dengan acara Dubai Food Festival. Seperti yang diulas liputan6.com, Dubai Food Festival (DFF), sebuah festival kuliner tahunan yang digelar di Dubai, yang diselenggarakan mulai dari 23 Februari hingga 11 Maret 2017. Pada acara ini, selama 17 hari pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai aktifitas seru dan tentunya sederet menu masakan khas Timur Tengah.

[Hobbies] Maraknya Bisnis Jam Bekas Tangan Vintage di Instagram

Jakarta – Sekarang lagi maraknya bisnis jam tangan bekas vintage di instagram. Jika di lihat para pelaku bisnis jual jam vintage ini pada umumnya nya menjual hanya beberapa merk saja, antara lain : Casio G-shock, Casio, Seiko, Citizen, Alba, dan beberapa merk yang aneh-aneh bahkan ada dr India dan Rusia.

Panda Jajan kali ini akan mengulas singkat fenomena booming nya maraknya bisnis jam tangan bekas vintage di instagram  Sepanjang pengamatan Panda Jajan, jam yang keren-keren tapi jadul ini rata-rata dibawah tahu 2000, bahkan ada yang dari tahun 1960an. Makin tua dan jarang namun terawat makin mahal barang itu di tawarkan. Dan kebanyakan adalah jam jepang yang memang dulu pernah hits di era nya.

Panda Jajan pun ikut ketularan ikutan sukan “Jajan” jam sekarang hahaha….sebelum nya saya menggunakan jam protrek yang saya beli di Jepang pd tahun 2012 lalu. Pertama kali saya “jatuh cinta” dengan casio G Shock ya dengan jenis protrek ini. Dan ternyata Protrek yang jadul banyak yang keren-keren model nya. Ada lagi casio yang model diver, ini juga banyak yang keren mode nya.

[Photography] Street Photography Tips Bikin Photo Yang "Bercerita"

"Baca Koran"
Street Photography adalah sebuah genre dalam photography yang "paling jujur" menurut saya. Street Photography merupakan aktivitas photography yang  mendokumentasikan kegiatan dijalanan. Kemanapun kita pergi bisa melakukan ini dengan berbagai kesempatan dan peralatan, baik itu kamera maupun handphone.

Dalam Street Photography hampir tidak mungkin melakukan setting foto untuk menciptakan "foto yang bercerita".

Dalam ada beberapa jenis photography yang pendekatannya hampir sama dengan Street Photography ada 3 jenis antara lain: Dokumenter, Jurnalistik, dan Jalanan. Apa beda nya?

Kalo Documenter Photography, bisa dilakukan sebuah settingan foto dan disutradarai oleh fotografer, terdapat informasi yang akan diperoleh dari proses foto tersebut, dan estetika bukan sebuah keharusan. Untuk Journalistic Photography, lebih memfokuskan kepada elemen dramatis terhadap peristiwa tertentu. Dan sedangkan untuk Street Photography objek diambil dengan candid, kelengkaapan informasi tidak sesuatu yang penting, dan peristiwa sehari-hari.